Proses Pemeliharaan Pembesaran Gurame

Proses Pemeliharaan Pembesaran Gurame

1. pemeliharaan pembesaran dilsayakan secara polikultur maupun monokultur.
polikultur. ikan gurame dipeliharan dengan ikan lain mirip  nilem, mujair atau nila. cara ini lebih efektif dan menguntungkan, karena untuk menunjang pertumbuhan ikan gurame yang lambat.
sistem monokultur adalah hanya ikan gurame yang dipemelihara, bibit minimal berumur 2 bulan yang disebar. 500 ekor bibit (ukuran 10-15 cm) ditebar pada kolam sekitar ukuran 1500 m2.
2. pemupukan
pada tahapan pemupukan dilaksanakan 1 kali dalam proses pemeliharaan,yaitu dengan pupuk organik  dan pupuk kimia yang dipakai di pakai.lalu biarkan selama 7 hari. pemupukan di uashakan dimasukkan kedalam kolam sebelum ikan di masukkan ke dalam kolam.
3. pemberian pakan
makanan utama ikan gurame berupa pelet dan tanaman. cara pemakaian peletnya di campurkan dengan produk yang berupa vitamin + protein + hormonik.
daun pepaya, ketela pohon, keladi, genjer, kimpul, kangkung, ketimun dan ubi jalar mampu juga di tambahkan makanan alternatif.
4. pemeliharaan kolam
kuras kolam dan bersihkan kolam setelah dipanen. kemudian usahakan pemupukan mirip bicita-cita dengan di tambahkan produk pupuk yang berkualitas yang berupa ton yang memiliki kegunaan untuk menjaga kesuburan kolam, sehingga jikalau benih disebarkan pakan alami akan terjamin dan pertumbuhan ikan akan lebih cepat.
d. panen
tahapan ini dilakukan pemanenan benih yang dilaksanakan setelah berumur 1 bulan. caranya surutkan air sedikit demi sedikit, persiapkan jaring lembut di pintu keluar untuk menampung benih atau buat parit di tengah kolam menuju ke lubang keluar. bibit yang terawat baik, ketika dipanen bobotnya mampu mencapai 0.3 gram/ekor.
untuk panen hasil pembesaran tergantung dari permintaan konsumen yang berbeda-beda. penangkapan dilsayakan pada pagi hari dengan cara air di kurangi.


 http://ojolali23.blogspot.com/2017/02/pembesaran-ikan-gurame.html

Komentar

Postingan Populer